Home / Uncategorized / Masalah Warisan Ibu Kandung Dituntut Oleh Anaknya

Masalah Warisan Ibu Kandung Dituntut Oleh Anaknya

Masalah Warisan Ibu Kandung Dituntut Oleh Anaknya – Satu orang anak di Probolinggo menuntut ibu kandung serta saudaranya karena sebab tidak mendapatkan warisan. Tuntutan itu masuk sidang pertama di Pengadilan Negeri Kota Probolinggo.

Sang anak yg melayangkan tuntutan bernama Annete Sugiharto (40). Dia menuntut ibu kandungnya Meliana Anggraeni (68) yg tinggal di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.

Tuntutan dibikin selesai nama Annete tidak masuk dalam hak waris satu rumah serta tanah seluas 984 mtr. persegi. Asset itu atas nama sang ayah, Eddy Look.

Dalam sidang pertama, Annete ada berbarengan penasehat hukumnya. Dia didapati tidak tinggal berbarengan keluarga besarnya.

Sesaat faksi tergugat cuma diwakilkan kuasa hukumnya. Hasil sidang akan memutuskan supaya ke-2 pihak mengerjakan perantaraan lebih dahulu sebelum menambahkan tuntutan.

Penasehat hukum Annete Muhammad menjelaskan, tuntutan client-nya nampak dikarenakan waktu pembagian hak waris namanya tidak ada. Diluar itu, rumah serta tanah yg awalannya bernama Eddy Look berubah jadi Meliana Anggraeni serta dua saudara penggugat.

“Jadi timbulnya tuntutan lantaran nama saudara Annete ini tidak masuk dalam hak waris keluarganya. Serta nama pemilik rumah serta tanah lantas, yg awalannya nama ayahnya beralih nama ibunya serta dua saudaranya,” kata Muhammad, Rabu (7/8/2019).

Menurut Muhammad, tidak cuman menuntut ibu serta dua saudaranya, client-nya pula menuntut dua faksi yang lain. Yaitu notaris yg mengatasi tanah keluarga itu serta Kantor Pertanahan Kota Probolinggo.

Sesaat Kuasa hukum tergugat Jando mengharapkan ada jalan keluar dengan diputuskannya perantaraan oleh pengadilan. “Mudah-mudahan ada jalan keluar dengan keputusan perantaraan ini, lantaran ini kan masih pertalian satu keluarga,” kata Jando.

Jando selanjutnya ceritakan berkenaan tidak masuknya nama Annete dalam daftar pakar waris keluarga itu. Berdasar pada pernyataan client-nya, penggugat udah 15 tahun tidak kumpul berbarengan ibunya.

Sepanjang itu Annete pula disebut tidak ada komunikasi dengan keluarga. Diluar itu, ada surat yg dibikin penggugat lebih kurang 2014 yg menampik hak waris keluarga.

About