Home / Berita Umum / Ada 5 Saksi Yang Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi RTH Di Bandung

Ada 5 Saksi Yang Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi RTH Di Bandung

Ada 5 Saksi Yang Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi RTH Di Bandung – KPK lakukan pengecekan saksi perkara pendapat korupsi berkenaan pemasokan ruangan terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung. Ada lima orang saksi yg dikontrol berkenaan perkara itu.

“Ini hari direncanakan pengecekan pada lima orang saksi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada wartawan, Selasa (16/7/2019).

Ke-5 orang saksi yaitu Sekretaris Inspektorat Pemkot Bandung, Agus Slamet Firdaus, bekas Kepala Seksi Sertifikasi serta dokumentasi di Dinas Pengaturan Keuangan serta Asset Wilayah (DPKAD) Pemkot Bandung, Hermawan, Stad DPKAD, Wagiyo, Kadis Tarcip Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain serta Staf Pakar Wali Kota, Kelly Solihin.

“Pengecekan dikerjakan di Kantor Direktorat Penyelamatan Objek Krusial Kepolisian Wilayah Jawa Barat, Jalan Jenderal AH Nasution nomer 21 Ujung Berung Bandung. Dalam pengecekan ini juga sekaligus dikerjakan proses penghitungan kerugian keuangan negara,” kata Febri.

Menurut dia, ada pendapat saluran uang ke beberapa faksi berkenaan perkara ini. Febri menghimbau faksi yg terima uang untuk kembalikan ke KPK.

“KPK pula menghimbau supaya beberapa pihak lain yg sempat terima uang berkenaan RTH ini supaya selekasnya kembalikan pada KPK. Perihal itu akan diperhitungkan jadi hal yg memudahkan serta dapat menunjang perlakuan masalah ini,” kata Febri.

Sampai sekarang ini, ada tiga orang yg sudah diputuskan jadi terduga yaitu:

– Bekas Kadis Pengaturan Keuangan serta Asset Wilayah (DPKAD) Pemkot Bandung, Hery Nurhayat;
– Bekas anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014, Tomtom Dabbul Qomar; serta
– Bekas anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014, Takaran Slamet.

KPK menyangka ada mark up budget dalam project ini. Keseluruhan pendapat kerugian negara dikatakan sejumlah Rp 60 miliar.

About